E5H072 – Kegawatdaruratan Steven Johnson Syndrome : Tatalaksana dan Asuhan Keperawatan Angkatan 1

August 24, 2025 8:00 AM
August 24, 2025 11:30 PM

Overview

Diskon 70% untuk subsriber platinum!

Klik link ini untuk melihat panduan layanan serticlass!

Target Peserta

Check iconTerapis Gigi dan Mulut Level 5
Check iconDokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (2 SKP)
Check iconBidan Profesi (5 SKP)
Check iconDokter Spesialis Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik
Check iconNers Spesialis Keperawatan Medikal Bedah (3 SKP)
Check iconBidan Vokasi Level 6 (5 SKP)
Check iconNers (3 SKP)
Check iconBidan Vokasi (5 SKP)
Check iconNutrisionis Level 5
Check iconNutrisionis
Check iconTerapis Gigi dan Mulut
Check iconNutrisionis Level 6
Check iconPerawat Vokasi (3 SKP)
Check iconTerapis Gigi dan Mulut Level 6
Check iconPerawat Vokasi Level 5 (3 SKP)
Check iconNers Spesialis Keperawatan Gawat Darurat Kritis (3 SKP)
Check iconDokter (5 SKP)
Check iconBidan Vokasi Level 5 (5 SKP)
Check iconPerawat Vokasi Level 6 (3 SKP)
Check iconDokter Spesialis Penyakit Dalam (3 SKP)
Check iconNers Spesialis Keperawatan Komunitas (3 SKP)
Check iconDokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (5 SKP)
Check iconNutrisionis Level 8
Check iconDokter Spesialis Mata

Sindrom Stevens-Johnson (SJS) adalah kelainan kulit dan selaput lendir yang langka dan serius. Biasanya, SJS merupakan reaksi terhadap pengobatan yang diawali dengan gejala mirip flu, diikuti ruam nyeri yang menyebar dan melepuh. Kemudian, lapisan atas kulit yang terkena akan mati, mengelupas, dan mulai pulih setelah beberapa hari. Sindrom Stevens-Johnson merupakan keadaan darurat medis yang biasanya memerlukan rawat inap. Perawatan difokuskan pada penghilangan penyebab, perawatan luka, pengendalian rasa sakit, dan meminimalkan komplikasi saat kulit tumbuh kembali. Pemulihannya bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

  • Dr. dr. Windy Keumala Budianti, Sp.D.V.E, Subsp.D.A.I., FINSDV
Dasar-Dasar SJS dan TEN: Etiologi, Patofisiologi, dan Diagnosis
Doktor Spesialis Dermatologi dan Venereologi - Subspesialisasi Dermatologi Anak
  • dr. Adi Kurniawan, SpPD, K-AI, FINASIM
Deteksi Dini dan Diagnosis Klinis Steven Johnson Syndrome
Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Subspesialisasi Alergi Imunologi
  • Ns. Iin Pusparini, M.Kep., Sp.Kep.A
Keperawatan Pada Pasien Dengan Dugaan Reaksi Imunologis Berat
Ners Spesialis Keperawatan Anak
  • Dr. dr. Windy Keumala Budianti, Sp.D.V.E, Subsp.D.A.I., FINSDV
Penanganan Darurat dan Prinsip Manajemen Klinis SJS-TEN
Doktor Spesialis Dermatologi dan Venereologi - Subspesialisasi Dermatologi Anak
  • dr. Adi Kurniawan, SpPD, K-AI, FINASIM
Penatalaksanaan Penanganan Kegawatdaruratan Steven Johnson Syndrome
Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Subspesialisasi Alergi Imunologi
  • Ns. Iin Pusparini, M.Kep., Sp.Kep.A
Perawatan Luka Dan Pencegahan Komplikasi (Infeksi, Dehidrasi, Gagal Organ)
Ners Spesialis Keperawatan Anak
  • Dr. dr. Windy Keumala Budianti, Sp.D.V.E, Subsp.D.A.I., FINSDV
Tata Laksana Awal (Stabilisasi Pasien, Penghentian Obat Penyebab) Dan Terapi Lanjutan (Perawatan Luka, Imunoterapi, Dll.)
Doktor Spesialis Dermatologi dan Venereologi - Subspesialisasi Dermatologi Anak
  • dr. Adi Kurniawan, SpPD, K-AI, FINASIM
Manajemen Medis pada Pasien Steven Johnson Syndrome
Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Subspesialisasi Alergi Imunologi
  • Ns. Iin Pusparini, M.Kep., Sp.Kep.A
Peran Perawat Dalam Kepatuhan Terhadap Rencana Terapi Dan Rehabilitasi
Ners Spesialis Keperawatan Anak
dr. Adi Kurniawan, SpPD, K-AI, FINASIM

dr. Adi Kurniawan, SpPD, K-AI, FINASIM

Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Subspesialisasi Alergi Imunologi
Dr. dr. Windy Keumala Budianti, Sp.D.V.E, Subsp.D.A.I., FINSDV

Dr. dr. Windy Keumala Budianti, Sp.D.V.E, Subsp.D.A.I., FINSDV

Doktor Spesialis Dermatologi dan Venereologi - Subspesialisasi Dermatologi Anak
Ns. Iin Pusparini, M.Kep., Sp.Kep.A

Ns. Iin Pusparini, M.Kep., Sp.Kep.A

Ners Spesialis Keperawatan Anak
The event is expired

Organizers

Nursing Training Center Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Web Design