E5H084 – KOLABORASI INTERPROFESIONAL DALAM KEGAWATDARURATAN INFEKSI EKSTRA ORAL Angkatan 1

Rp37.000 {include_admin_fee}

Category:

Description

Diskon 70% untuk subscriber Platinum!

Infeksi ekstra-oral merupakan kondisi patologis yang terjadi di luar rongga mulut, terutama melibatkan jaringan lunak wajah, rahang, leher, dan dapat menjalar ke area mediastinum. Infeksi ini bisa berasal dari infeksi odontogenik (gigi dan jaringan pendukungnya), trauma, atau penyebaran infeksi dari struktur lain. Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, infeksi ekstra-oral dapat berkembang menjadi abses luas, selulitis fasia dalam, atau bahkan obstruksi jalan napas dan sepsis, yang merupakan kondisi kegawatdaruratan medis.

Penanganan infeksi ekstra-oral sering kali kompleks karena melibatkan berbagai sistem tubuh dan berisiko tinggi terhadap komplikasi serius. Oleh karena itu, pendekatan multidisiplin dan kolaboratif antarprofesi kesehatan menjadi sangat krusial. Dalam situasi ini, kolaborasi antara dokter gigi, dokter THT, dokter bedah, spesialis penyakit dalam, ahli anestesi, tenaga keperawatan, hingga ahli radiologi sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan dan pemulihan pasien.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kolaborasi ini belum selalu berjalan optimal. Terdapat kendala seperti kurangnya komunikasi efektif antarprofesi, tidak adanya pemahaman yang sama terhadap peran masing-masing tenaga kesehatan, hingga keterlambatan dalam rujukan dan pengambilan keputusan. Semua hal ini dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan risiko morbiditas bahkan mortalitas.

Untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam praktik Interprofessional Collaborative Practice (IPCP), terutama dalam konteks kegawatdaruratan infeksi ekstra-oral. Konsep IPCP menekankan pentingnya kerja tim lintas profesi yang saling menghormati, memiliki tujuan bersama, serta berfokus pada kepentingan dan keselamatan pasien.

Webinar ini diselenggarakan sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam mengelola infeksi ekstra-oral secara komprehensif dan kolaboratif. Dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesi, peserta diharapkan mampu memahami alur klinis penanganan infeksi ekstra-oral, peran masing-masing profesi, serta bagaimana membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif dalam situasi gawat darurat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran yang lebih tinggi mengenai pentingnya kolaborasi interprofesional, serta terbentuknya budaya kerja sama lintas profesi dalam sistem pelayanan kesehatan, khususnya dalam konteks kasus-kasus kegawatdaruratan yang memerlukan penanganan cepat, tepat, dan terintegrasi.

You may also like…

Web Design